Ratapan dibalik penjara suci

Gelapnya malam tanpa cahaya bulan tanpa kedipan sang bintang

Tak ada keindahan diatas sana semua tergambar seperti keadaan hatiku.

Malam semakin larut .. semakin larut pula kesedihan sukmaku..

Kucoba menghiburnya dengan lantunan ayat-ayatnya tapi tak bisa..

Kuberbisik dalam kalbuku, ada apa gerangan..??

Ya Rabb…

Kenapa namanya selalu terlintas dalam pikiranku.. batangnya selalu terhambar dalam benakku..

Kenapa rindu ini harus muncul disaat aku tidak ingin merindukannya…

Ya Rabb..

Aku ingin ia hilang dari benakku, aku ingin mengabdi kepadamu dibalik penjara suci ini.

Memikirkanmu, mencintaimu, serta selalu merindukanmu

Mskipun aku tak seperti rabi’ah Al-adawiyah,. tetapi mengapa engkau takdirkan hamba merindukan makhlukku. Suatu kesalahan besar bagiku bila selalu mengingatnya dan melupakanmu..

Ya Rahman..

Tak mengapa jika hati ini merindunya. Akan tetapi,rindukan lah aku kepada ketaqawaannya.

Ketaqwaan yang akan mampu membimbingku agar lebih dekat denganmu..

(elfia)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s